Vulkameter Karet

1. Fungsi mesin vulkanisasi karet
Alat uji vulkanisasi karet (disebut sebagai vulkanisator) digunakan untuk menganalisis dan mengukur waktu hangus, waktu vulkanisasi positif, laju vulkanisasi, modulus viskoelastis, dan periode datar vulkanisasi dari proses vulkanisasi karet. Penelitian tentang formulasi senyawa dan peralatan pengujian untuk menguji kualitas produk.
Produsen produk karet dapat menggunakan alat vulkanisasi untuk menguji reproduktivitas dan stabilitas produk, serta untuk merancang dan menguji formulasi karet. Produsen dapat melakukan inspeksi di tempat pada lini produksi untuk mengetahui apakah karakteristik vulkanisasi setiap batch atau bahkan setiap saat memenuhi persyaratan produk. Alat ini digunakan untuk mengukur karakteristik vulkanisasi karet yang belum divulkanisasi. Melalui getaran bolak-balik karet di dalam rongga cetakan, torsi reaksi (gaya) rongga cetakan diperoleh untuk mendapatkan kurva vulkanisasi torsi dan waktu, dan waktu, suhu, dan tekanan vulkanisasi dapat ditentukan secara ilmiah. Ketiga elemen ini, pada akhirnya, merupakan kunci untuk menentukan kualitas produk, dan juga menentukan sifat fisik senyawa tersebut.
2. Prinsip kerja mesin vulkanisasi karet
Prinsip kerja instrumen ini adalah mengukur perubahan modulus geser senyawa karet selama proses vulkanisasi, dan modulus geser berbanding lurus dengan densitas ikatan silang, sehingga hasil pengukuran mencerminkan perubahan derajat ikatan silang senyawa karet selama proses vulkanisasi, yang dapat diukur. Parameter penting seperti viskositas awal, waktu hangus, laju vulkanisasi, waktu vulkanisasi positif, dan pembalikan sulfur berlebih.
Berdasarkan prinsip pengukurannya, alat ini dapat dibagi menjadi dua jenis. Jenis pertama menerapkan gaya amplitudo tertentu pada campuran karet untuk mengukur deformasi yang sesuai, seperti vulkanisator Wallace dan vulkanisator Akfa. Jenis lainnya menerapkan amplitudo tertentu pada campuran karet. Deformasi geser diukur, dan gaya geser yang sesuai diukur, termasuk vulkanisator osilasi cakram rotor dan tanpa rotor. Menurut klasifikasi penggunaannya, ada vulkanisator kerucut yang cocok untuk produk spons, vulkanisator yang cocok untuk kontrol kualitas pabrik, vulkanisator diferensial yang cocok untuk penelitian, dan vulkanisator suhu terprogram yang cocok untuk mensimulasikan proses vulkanisasi produk tebal dan menentukan kondisi vulkanisasi terbaik, dan lain sebagainya. Saat ini sebagian besar produk domestik adalah jenis vulkanisator tanpa rotor ini.


Waktu posting: 18 Juli 2022